Akuntansi dan Pihak-Pihak Pemakai Informasi Akuntansi

Akuntansi dan Pihak pihak
Gambar Ilustrasi Perkembangan Keuangan

Dalam Perusahaan atau badan ada yang namanya pencatatan keuangan, dan ada pihak-pihak yang memakai informasi keuangan tersebut untuk membuat keputusan usaha selanjutnya. Keuntungan adalah kata yang berkaitan erat dengan tujuan bisnis, usaha, maupun profesi kerja. Untuk melihat keuntungan secara nyata, seseorang dapat menyematkannya dengan nilai uang. Oleh karena itu nilai uang inilah yang berguna oleh pihak-pihak tertentu untuk mempresentasikan perkembangan keuntungan perusahaan. Presentasi keuangan tersebut bernama akuntansi.

Selanjutnya, akuntansi (laporan keuangan) menjadi alat kebutuhan pihak-pihak lain dalam memutuskan kegiatan bisnis mereka. Agar memperoleh keuntungan yang mereka harapkan. Pihak-pihak yang sangat membutuhkan Informasi akuntansi tersebut adalah;

Informasi Akuntansi Bagi Investor

Tentu saja sebagai calon atau penanam modal (investor) sangat membutuhkan informasi keuangan perusahaan penerima investasi.

Mereka bisa melihat kesehatan perusahaan dari laporan keuangan. Melihat seberapa besar keuntungan yang akan mereka peroleh, dan melihat seberapa besar resiko yang mereka tanggung.

Selanjutnya mereka bisa menambah investasi (membeli lagi saham), Menahan, atau bahkan menarik / menjual saham yang mereka miliki.

Informasi Akuntansi Bagi Karyawan

Karyawan mempunyai kepentingan terhadap laporan keuangan perusahaan. Kebutuhan mereka untuk mengetahui seberapa lama perusahaan akan berlangsung, sehingga mempengaruhi keputusan para karyawan dalam jenjang karir, atau bersiap keluat/bertahan dari perusahaan tersebut.

Tidak hanya untuk mengetahui seberapa lama mereka bertahan dalam perusahaan mereka bekerja. Mereka dapat mengetahui jumlah bonus per periode tertentu. Dan tunjangan-tunjangan yang mereka peroleh, khususnya tunjangan hari tua (pensiun).

Informasi Akuntansi Bagi Kreditur

Kreditur adalah orang atau badan yang memberikan pinjaman properti kepada perseorangan atau badan (debitur). Laporan keuangan berfungsi sebagai bahan pertimbangan bagi kreditur atas kemampuan debitur dalam mengembalikan dimasa yang akan datang.

Mereka bisa tidak memberikan pinjaman atau memberikan term pengembalian atas dasar kemampuan keuangan debitur. Secara tidak langsung di mata kreditur, laporan keuangan juga sebagai jaminan awal bagi perusahaan.

Baca Juga :   Akun Modal dalam Perseroan

Bagi Kolega atau Pelanggan

Bagi Kolega atau pelanggan, laporan keuangan perusahaan berfungsi sebagai salah satu alat untuk melangsungkan kerjasama bisnis yang mereka sepakati. Jadi, kolega dan pelanggan mempunyai hak untuk mengetahui kesehatan perusahaan dalam hal penyiapan produk yang dipasarkan, terlebih pelanggan atau kolega itu bertujuan untuk menjual kembali produk itu kepada masyarakat.

Bagi Pemerintah

Setiap kegiatan usaha atau bisnis memiliki kewajiban kepada pemerintah terkait dengan pajak. Penghasilan Perusahaan yang tercatat dalam laporan keuangan dapat mempengaruhi besaran Pajak. Sesuai dengan peraturan Pemerintah yang berlaku.

Laporan keuangan dapat menjadi acuan terhadap pengawasan saham yang beredar.

Bagi Masyarakat

Laporan keuangan negara misalnya, sebagai bentuk pertanggung jawaban kepada masyarakat, atas pelaksanaan anggaran belanja negara.

Atau suatu badan usaha yang mempunyai pengaruh terhadap ekonomi masyarakat. Laporan keuangan mereka berfungsi sebagai pennyedia informasi kecenderungan (trend) perkembangan terakhir tentang rangkaian aktivitas perusahaan. (sumber: Jurnal entrepreneur).

Bagi Pemilik Usaha

Pemilik perusahaan memiliki kepentingan atas perkembangan perusahaan yang mereka miliki, dengan melihat laporan keuangan untuk membuat keputusan-keputusan jangka pendek dan panjang.

Perkembangan dalam hal pembentukan cabang baru dan atau bahkan melakukan marger. Untuk memperluas jangkauan usaha dan bisnis mereka.

Bagi Pimpinan Perusahaan

Dalam hal ini, pimpinan perusahaan dalam memperoleh pengetahuan perkembangan keuangan perusahaan membutuhkan laporan keuangan. Sekaligus menjadi bahan pertanggung jawaban kepada pemilik perusahaan.

Informasi keuangan ini juga sebagai dasar keputusan keuangan selanjutnya, seperti pengelolaan gaji, pengadaan bahan baku, dan keputusan strategi pemasaran. Begitulah urgensi informasi akuntansi yang dibutuhkan oleh berbagai pihak untuk kelangsungan bisnis mereka.

Perusahaan yang memberikan informasi keuangan yang akurat juga dapat membuka peluang keuntungan. Tentunya, mereka dapat membuat keputusan keuangan yang seharusnya yang berguna juga bai pihak-pihak lain dalam mengambil keputusan bisanis yang menguntungakan. Laporan keuangan yang tidak akurat adalah awal jalan kebangkrutan usaha.

8 pemikiran pada “Akuntansi dan Pihak-Pihak Pemakai Informasi Akuntansi”

  1. saya dulu ngerjain akutansi 3 tahun buat laporan bos sekolah
    lumayan puyeng mas apalagi klo engga sama
    belum lagi kode-kodenya ya
    tapi akuntansi memang penting si

    Balas
    • Klaau tidak balancenya sedikit malah puyeng mas, tapi klo tidak balance nominalnya sama seperti harga per item tertentu seperrtinya mudah di cari.
      untuk code lihat di awalnya dia posisi sebagai apa, walaupun tiap instansi beda kebijakan code tapi awalan ini biasanya sama sih mas

      Balas
  2. memang sangat penting mas bondan pelaporan keuangan alias akuntansi ini…sebab jikalau ada perusahaan utamanya yang belum tbk ya, misal perusahaan keluarga…dan laporan keuangannya tidak transparan masa bisa berakibat ada pos pos yang tidak tercatat itu masuk ke hal hal yang sifatnya pribadi…keuntungan tidak jelas berapanya…jadi ngefeknya ke perusahaan yang cuma berkutat di situ situ aja. Jarang bisa berkembang. Ya karena tiapbada keuntungan ditilep sendiri bukannya dimaintanance untuk kepentingan pengembangan usaha. Nice sharing 🙂

    Balas

Tinggalkan komentar