Rumah Dan Senyuman

Rumah dan Senyuman
Rumah dan Senyuman

Latar Rumah dan Senyuman

Rumah dan senyuman adalah isi pesan yang dikirim om Badiq (omnya anak-anak) yang dia buat untuk menjadi logo Bondan Blog.

Kata itu mengingatkan saya saat pertama gabung ke dalam KOMBES (Komunitas Blogger Syamil), yaitu perkumpulan karyawan Syamil Group yang menjadi blogger.

Dalam pertemuan itu, ada pelatihan menulis bagi para blogger dengan konsep menulis dengan hati menyunting dengan pikiran. Bang Aswi adalah pelatih dalam acara itu. Setelah memberikan materi langsung memberikan tantangan, tantangan pertama manulis tentang Rumah dengan waktu 10 menit tanpa jeda. Tantangan kedua menulis tentang pulang. Keduanya memiliki kaitan, keduanya terasa akan sangat emosional, karena begitu melekat dengan keseharian.

Sebelumnya saya ucapkan terimakasih banyak kepada Om Badiq yang meluangkan waktu dan bersusah payah untuk membuat logo ini. Saya hanya menyangka kalau om Badik sangat rindu kepada kami, karena hampir dua tahun ini saya, om Badik dan Mbah Kung Jombang tidak bertemu bertatap muka, sesekali memang menggunakan panggilan vidio. Dia menyatakan kerinduan itu dalam bentuk desain logo.

Kata rumah dan senyuman adalah kata yang sangat kuat untuk menjadi dasar blog ini, karena awal sumbangsih kehangatan adalah rumah yang kita tinggali, atau seberapa besar sumbangsih kita membangun ruh yang ada dalam rumah sehingga mampu menciptakan tampilan senyum yang tulus luar dan dalam.

Oh iya, padahal sebelumnya saya mengira gambar logo itu adalah huruf ta marbuta. Jika tidak Om Badiq jelaskan bahwa gambar itu adalah Rumah dan senyuman mungkin sampai saat ini saya menganggap gambar itu adalah ta marbuta. n_n

Baca Juga :   Pengetatan PPKM Jawa Bali

Tapi saya juga tidak dapat menyangkal kalau gambar senyuman mirip gambar rumah sederhana berwarna biru yang melambangkan kehangatan itu memang cocok dengan konsep Bondan Blog ini.

Baca Juga Mempelajari Blog Sendiri Dengan Membaca Traffic dan Menikatkan Performa

Alur Tulisan Rumah dan Senyuman

Memang rumah bukan objek atau latar tempat dalam tulisan blog ini, tapi rumah sebagai filosofi, begitupun dengan senyuman, karena seseorang terkadang merasa sedih, sehingga senyuman adalah filosofi kebersukuran dan wajah pantulan keadaan rumah, maka dalam kondisi apapun filosofi senyum bisa kita terima menjadi gambaran.

Seperti tulisan di atas, blog ini akan masih menulis tentang keseharian di kantor, di rumah, atikel pengetahuan dan kegiatan lain yang saya berharap bisa bermanfaat bagi para pembaca.

Seberapa Penting Logo Ini

Nama Bondan Blog pun akan saya pertanyakan seberapa penting. Karena saya bukan siapa-siapa, tapi setiap orang bebas menceritakan kisahnya, setiap orang mempunyai tujuan dalam cerita itu, dan tidak ada yang sia-sia bagi orang yang berpikir.

Kembali pada sub judul. Analogi seberapa penting logo ini seperti saya setiap minggu malam saya melakukan perjalanan menggunakan kereta api dari Malang ke Surabaya. Terkadang saya tertidur, setelah bangun pasti akan bertanya, sudah sampai mana. Pasti ada tanda di daerah tertentu, misal jika pemberhentian di stasiun Gedangan bila terlalu malas melihat google maps saya biasanya melihat menara masjid yang tinggi, karena di gerbong tertentu tidak bisa melihat plang stasiun. Jika terlalu bingung mau tidak mau harus buka google maps.

Mungkin kondisi ini bisa menggambarkan logo yang saya miliki. Jika terlalu jenuh dan bingung menulis blog, ya apa lagi kalau “blogmu ini tentang rumah dan senyuman”.

Tinggalkan komentar